PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Dinas Perdagangan

Gedung Graha Ruhui Rahayu Lt. 1 & 2, Jl. Ir. H. Juanda No. 81 Kode Pos 75124, 0541 - 741259 Fax : 748846

Selasa, 14 November 2017

10:30:12 AM

WEBMAIL    HOTLINE / PENGADUAN    E-PANEL

Tidak Siap Ditutup, Pedagang Pasar Segiri Akan Tetap Berjualan

Berita Daerah    7 bulan yang lalu   
m yusri yusuf    143 Kali

Sumber Foto: infosatu.co

Samarinda, infosatu.co – Beberapa pedagang di Kota Samarinda, khususnya Pasar Segiri tidak siap terhadap keputusan Gubernur Kaltim Isran Noor terkait pemberhentian aktivitas selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu yang dimulai 6 Februari 2021.

Marwah penjual ayam di Pasar Segiri, Jumat (5/2/2021)

Pedagang pertama yang ditemui infosatu.co di Pasar Segiri yaitu penjual ayam Marwah. Saat itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya dan pedagang lain merasa sehat-sehat saja sehingga dirinya bertanya-tanya mengapa harus ada penutupan.

“Aku tidak siap, kita sehat-sehat saja kok di sini kenapa mau ditutup. Tapi kalau aku saja yang tidak siap dan kebanyakan pedagang lain siap, ya mau bagaimana lagi. Aku pasrah dan akan mengikuti kebijakan dari pemerintah, masa aku saja yang berjualan di sini,” ungkapnya di Pasar Segiri, Jumat (5/2/2021).

Marwah pun mengaku terpaksa siap, meskipun hatinya berkata lain yaitu tidak siap. Sebab pemasukan sehari-harinya hanya didapat dari berjualan ayam di pasar, apalagi selama adanya Covid-19 ini. Dengan berjualan ayam bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari dan untuk anak-anak saja.

“Sebenarnya saya tidak siap, apalagi biaya anak sehari-hari mereka sekolah pakai data kan mahal juga, mana anak saya ada yang kuliah juga. Tapi kalau memang keadaan seperti itu ya sudah ikutin saja, apa boleh buat kalau mau ditutup. Saya mendukung dan pasrah,” jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, infosatu.co juga menemui Rado pemilik Toko SHR yang menjual bawang. Ia benar-benar menegaskan bahwa dirinya tidak siap dan tidak mau mengikuti aturan pemerintah.

Kata dia, Sabtu dan Minggu itu adalah hari libur bagi orang-orang. Di mana dua hari ini, merupakan hari yang ramai untuk berbelanja kebutuhan dapur maka apabila ditutup dampaknya besar sekali.

“Lagian kalau ditutup tidak semudah itu, saya pikir jika ada klaster dari pasar itu nihil. Kayaknya tidak ada klaster pasar sama sekali, meskipun tingkat untuk orang bersentuhan itu tinggi dan ngeri sekali,” paparnya.

Dari berjualan bawang, ia bisa meraup keuntungan sebesar Rp 2,5 – 5 juta dalam sehari. Jadi jika dua hari tutup maka banyak sekali kerugiannya.

“Saya ngeluarin barang dalam sehari itu satu pikul yaitu 100 kilo, jadi kalau dua hari otomatis 2 pikul. Kalau untuk nominalnya sekitar Rp Rp 2,5 – 5 juta perhari. Ini pasar induk, kalau ditutup selama dua hari itu parah sekali dampaknya,” tegasnya.

Rado mengungkapkan jika pun ada kebijakan dari pemerintah bahwa pasar akan ditutup, paling hanya beberapa saja yang menuruti.

“Pasti ada beberapa orang yang bebal, karena kami butuh uang. Kalau besok ditutup, saya tetap jualan. Tidak masalah jika saya harus diswab, asal jangan ditutup,” tambah Rado.

Menanggapi hal tersebut, Asisten I Pemkot Samarinda Tejo Sutarnoto mengatakan bahwa kemungkinan jika ada pedagang yang tidak menuruti kebijakan pemerintah akan diberikan sanksi.

“Kan ada pendisiplinan yang dibackup oleh TNI dan Polri, bisa kita berlakukan Perwali 43 Tahun 2020 dengan fungsi administrasi dan yang lain. Sanksi sendiri akan diberlakukan dari tingkat kesalahannya,” urainya.

Ia menjelaskan, sebenarnya sanksi itu berlaku apabila dilanggar dua hingga tiga kali. Kalau hanya sekali kemungkinan diberikan sanksi secara administrasi saja, hanya diberi teguran dan sebagainya.

“Sanksi itu ada tahapannya juga jadi tidak langsung diberikan begitu saja,” ujar Tejo. (editor: irfan)


TINGGALKAN KOMENTAR

Info Harga BAPOKTING! Beras Bengawan Rp. 20.000/Kg Tempat: Pasar Pagi

Pemerintah Kota Samarinda
Dinas Perdagangan


Gedung Graha Ruhui Rahayu Lt. 1 & 2, Jl. Ir. H. Juanda No. 81 Kode Pos 75124, 0541 - 741259 Fax : 748846

Telp: 0541 - 741259
Email: perdagangan.smd@gmail.com
Website: https://disdag.samarindakota.go.id


2021